Pertemuan Dua Mentari (Ratu Es)

              Pertemuan Dua Mentari
                            (Ratu Es)
     Di perjalanan Sun-Hi berdoa agar Sun-Bi baik-baik saja. Selama 10 menit di perjalanan sampailah ambulan itu di rumah sakit. Semua dokter bergegas untuk menangani Sun-Bi. Tetapi Sun-Hi terus menangis dalam keadaan sedih Sun-Hi berdoa dan sholat di mesjid untuk meminta kesembuhan Sun-Bi.
     Beberapa 12 jam berlalu, tidak ada satu pun dokter yang keluar dari ruangan Sun-Bi. Sekali lagi Sun-Hi masuk dan berdoa di mesjid kali ini ia berjanji jika Sun-Bi sembuh Sun-Hi akan menyerahkan beberapa hari hidupnya agar Sun-Bi menjadi Sun-Hi. Beberapa menit kemudian Sun-Bi sadar namun dia di diagnosa terkena amnesia sementara. Hal ini membuat Sun-Hi merasa harus menjalankan janjinya. Sun-Hi menyelesaikan berbagai surat pendaftaran rumah sakit. Di formulir tertera nama Sun-Hi.
         Malam pun datang. Ketika Da-Hee menjemput Sun-Bi dan memeluknya sambil menangis. Sun-Bi mulai membuka matanya dan terdiam melihat Da-Hee. “Kamu siapa?” kata Sun-Bi. “Aku! Aku kau tanya Sun-Hi!” kata Da-Hee.
Da-Hee setengah tidak percaya mendengarkan kata-kata Sun-Hi. Namun akhirnya dokter datang, memberikan penjelasan bahwa Sun-Hi mengidap Amnesia sementara. Akhirnya Da-Hee percaya dan menjelaskan siapa dia. Setelah beberapa menit bercerita dokter menyarankan agar Sun-Bi lebih banyak istirahat.
         Selama seminggu Sun-Bi di rawat di rumah sakit. Sun-Bi mulai di perbolehkan pulang dengan alasan harus memperbanyak jam istirahat. Namun Sun-Bi tidak bisa berdiam diri tanpa melakukan apa pun. Sun-Bi mulai mencari kegiatan. Sun-Bi mulai dengan menyapu namun dia tidak di perbolehkan oleh kakeknya. Sun-Bi pun mencoba ke dapur barang kali ada yang bisa Sun-Bi kerjakan, namun hasilnya sama saja Sun-Bi dilarang lagi kali ini bukan dari kakek, tapi dari Da-Hee. “Tak bisakah Sun-Hiku ini sedikit diam di tempat tidurnya, aku tahu kau sedang memikirkan Sun-Bi, tapi lihat sendiri kondisimu, kamu baru saja pulang dari rumah sakit, jadi jangan terlalu banyak pikiran” kata Da-Hee.
       “Kau Siapa?” Kata Sun-Bi. “Wah seperti kata kakekmu Sun-Hiku telah kehilangan memorinya”kata Da-Hee. Saat Sun-Bi masih keheranan Da-hee telah mengajak Sun-Bi ke kamarnya. Da-hee pun bercerita banyak tentang dia tentang kakeknya dan juga tentunya tentang Sun-Bi. “Benarkah itu semua?” kata Sun-Bi “iya, saat kau kecelakaan kau sedang mencari SunBi” kata DaHee. SunBi pun memutuskan untuk mencari SunBi yakni dirinya sendiri.
          Keesokan harinya Sun-Bi pergi ke perusahaan milik ayahnya. Sun-Bi terkejut dengan reaksi para karyawannya dan sama terkejutnya karyawan dengan sikap Sun-Hi yang sekarang. “Benarkah itu COE muda kita?” kata jaehyun “iya dia sangat berubah” kata Da-Hee spontan karyawan di sana terkejut. “Bukan... bukan maksud kami membicarakan COE tapi dia sangat berubah” kata yuri. “Sudahlah sebaiknya kalian kembali bekerja sebelum SunHi kembali menjadi Devil hahaha” kata Da-Hee.
          Saat makan siang Sun-Bi bergabung dengan para karyawannya. Saat Sun-Bi sedang di sekolah temannya terkejut dengan reaksi yang di berikan SunBi. Saat jam istirahat SunBi bahkan mengajak tunangannya makan. Hal ini sangat langkah 2 orang perfect di kelas sedang makan apa yang mereka bicarakan kata eunwoo. Mungkin sesuatu bisnis secara mereka telah menjadi rekan bisnis selama 3 generasi dan baru sekarang perjodohan itu tejadi yerin.
    ~Sementara itu pembicaraan yang di lakukan~
“Aku tidak terkejut saat kamu kehilangan memori, tapi aku lebih terkejut dengan sikapmu ini?” kata SanHa. “Aku sudah  diberitahu kalo kita adalah teman, jadi aku memohon bantuanmu” kata SunBi sambil tersenyum. “Apa kita teman, sejak dari kecil kita rival! kau juga setuju dengan itu” kata SanHa. “Ya..ya terserahlah yang terpenting kita makan dulu” kata SunBi.











Bersambung

Komentar

Postingan Populer