Cinta

                              Cinta
Aku mempunyai seorang teman. Dia teman sebangkuku. Dia baru mengalami yang namanya jatuh cinta. Aku merasa dia bodoh dan pintar sekaligus. Kenapa? Karena bagiku dia bodoh karena terlalu mengharapkan cinta dan pintar karena dia berhasil mengungkapkan rasa cintanya. Bahkan mungkin aku tidak dapat melakukan hal itu. Kisah ini dimulai.
     Pagi ini adalah awal semester ke 3 kami di kelas 8. Hari ini perasaanku tidak enak.
Dan benar saja hari pertama masuk kami langsung mendapatkan masalah, yakni kelas kami dipecah. Beberapa tetap tinggal di kelas 8-2 dan sebagiannya lagi di pecah ke kelas-kelas lain. Aku dan beberapa temanku, kami masuk kelas 8-8 dan aku duduk dengan teman cowok yang dulunya sekelas denganku. Aku mengagapnya sebagai adik karena tahun kelahirannya sama dengan tahun kelahiran adikku. "Tao kita duduk sama,oke" kataku sedikit memaksanya. 'Iya udah irene" kata Tao.  Selang beberapa lama semua murid telah duduk di bangku masing-masing begitu juga aku dan dia. 
     Hari itu kami hanya menghabiskan untuk saling berkenalan maklumlah ada beberapa orang yang aku tidak kenal. "Beberapa minggu berlalu semua berjalan lancar ya" pikirku dalam hati. Tapi, ada suatu kejadian yang membuat alu kesal di hari itu juga. Dia teman sekelasku membuat tulisan 'I Love You Ayan' Dengan darahnya sendiri. Aku baru sadar bahwa dia teman sebangkuku telah jatuh cinta dengan salah satu teman sekelas kami. Maklumlah aku sedikit tidak peduli dengan  kisah cinta. Lantas aku menasehatinya dan mengatakan cinta itu bukan sesuatu yang menjadikan kamu orang yang bodoh tapi cinta menjadikanmu seseorang yang kuat. Jujur aku marah karena dari pandanganku cinta di saat SMP itu sesuatu yang konyol dan akan hilang. Tapi kalo dia melakukannya seperti ini dia sendiri yang akan malu pada akhirnya. Tapi aku tidak tau apakah mereka pecaran atau tidak yang ku ketahui cinta membuat seseorang menjadi gila. Jujur aku merasa di Hebat karena dia pernah jatuh cinta dan berani untuk mengatakannya. 
      Akhir-Akhir ini aku mendapat kabar darinya lewat jejaring sosial media. Aku melihat foto profilnya dengan seseorang yang baru. Seseoarang yang mungkin saja sekarang telah menjadi  pacarnya. Aku harap tidak ada orang yang berlaku sama seperti Temanku. Aku hanya berbagi sedikit cerita.




Kisah nyata. A.

Komentar

Postingan Populer