UCOKTEL SANG DETEKTIF WARTEL

        UCOKTEL SANG DETEKTIF WARTEL

 Di pagi yang cerah, di kota Kimchi. "Suasana pagi ini sangat damai dan aman" kata Ucoktel. Tiba-Tiba suara bunyi bel pintu terdengar dari depan rumah. Ucoktel langsung membuka pintu dengan cepat. "Pagi Ucoktel" Jawab Udaplum. "Pagi Udaplum!, Ada yang bisa aku bantu Udaplum? Jawab Ucoktel. "Begini, di kebun plumku akhir-akhir ini sering kecurian, Jadi bisakah kamu membantuku Ucoktel?" Kata Udaplum. "Tentu saja!! Udaplum" Jawab Ucoktel.

   Sesampainya di kebun Udaplum. Udaplum menceritakan siapa-siapa saja yang sering masuk ke kebunnya. Di pagi hari Adik dan dirinya sering bergantian menjaga kebun. Di siang hari adik dan ibunya bergantian menjaga. Di malam hari dia dan adiknya yang berjaga . Udaplum menejelaskan bahwa setiap malam buah plumnya menghilang. Ucoktel lalu menyadari siapa yang mencuri buah plum, Udaplum.  

    "Besok Siang bisakah kamu datang bersamaku untuk menangkap pencurinya?" kata Ucoktel. "Tentu aku akan sangat senang. Jika kita dapat langsung menangkapnya" Kata Udaplum. Akhirnya Ucoktel berjalan pulang ke rumahnya. Udaplum pun kembali berjaga di kebunnya.

    [Lalu Keesokan harinya]

"Ucoktel bagaimana cara kita menangkap pencurinya ?" tanya Udaplum. "Begini pelakunya akan segera datang dan mencuri buah plummu" kata Ucoktel. "Lihat pria itu, dialah pelakunya" Kata Ucoktel lagi. "Tapi dia adikku, bagaimana bisa" kata Udaplum. "Memang benar dia adikmu tapi dia juga pelakunya, begini saja jika dia mengambil buah plum itu kita akan menghampirinya" jawab Ucoktel.

Tak beberapa lama Waangplum pun mengambil buah plum tersebut. Ucoktel dan Udaplum pun menghampiri Waangplum. "Waangplum mengapa kau mengambil begitu banyak buah plum? jika itu untuk kau makan, bukankah itu terlalu banyak?" tanya Udaplum. Terkejut dengan kehadiran kami. Waangplum menjatuhkan semua buah plumnya ke tanah. "Begini Udaplum, buah ini bukan untukku, tetapi untuk anak-anak jalanan" kata Waangplum. "Jika itu untuk anak-anak jalanan, kau kan bisa bertanya kepadaku terlebih dahulu" kata Udaplum. "Karenaku pikir kau akan mengizinkannya, aku jadi lupa untuk meminta izin darimu hehehe" kata Waangplum. "Memang benar kita harus berbagi rezeki, tapi jika kau mengambilnya tanpa izin itu sama saja mencuri" kata Ucoktel.  "Maaf lain kali aku akan meminta izin terlebih dahulu" Kata Waangplum.

      "Lalu bagaiman kau bisa mengetahui siapa pencurinya Ucoktel?" tanya Udaplum. "Sederhana sekali Udaplum, satu-satunya orang yang selalu ada di kebunmu hanya adekmu. Terlebih lagi hanya di waktu malam kamu merasa buah-buahmu hilang. Padahal buah-buahmu telah hilang sejak siang. Karena kau kembali mengeceknya ketika di malam hari" Jawab Ucoktel.

     Kota Kimchi sekali lagi kembali aman. Satu lagi kasus terselesaikan oleh Ucoktel sang detektif wartel.

Komentar

Postingan Populer